Sabtu, 28 Mei 2011

BAHULAWEAN :: It's true ?????

Menyingkap Fenomena Mistis Bahulawean
MENYERAP DAYA ENERGI HIDUP LEWAT HUBUNGAN INTIM
        Di suatu daerah, ada kalanya ditemui realitas aneh. Misalnya, seorang wanita yang menikah tetapi tak lama kemudian lelaki yang dinikahinya itu meningggal. Kejadian itu terjadi berulang-ulang dan membuat orang di sekitarnya bertanda-tanya. Orang Jawa lalu menyebut wanita seperti itu dengan istilah perempuan bahulawean.
POSMO-Tidak menutup kemungkinan, fenomena mistis perempuan bahulawean bisa ditemui di perkotaan. Tetapi, kasus mistis yang seringkali membuat orang kasak kusuk itu lebih sering ditemui di pedesaan di Jawa. Bahulawean lebih sering menimpa pada sosok perempuan ketimbang lelaki. Ini tidak berarti kemudian bahulawean hanya cocok atau sejenis ilmu khas yang diperuntukkan bagi kaum hawa. Lelaki pun bisa memiliki ilmu bahulawean dan sama kegunaan serta cara bekerjanya.
Apakah bahulawean itu adalah sebuah ilmu? Pertanyaan ini tak begitu saja bisa diiyakan. Pasalnya, di zaman sekarang proses kepemilikan bahulawean seringkali didapatkan secara turun-temurun tanpa harus dicari dan tanpa diinginkan. Sementara, cara bekerjanya mengakibatkan korban meninggal secara perlahan. Dengan demikian, seseorang yang tak ingin memiliki bahulawean pasti akan menyebutnya sebagai musibah (sukerta) yang menimbulkan tekanan batin. Bagi yang tak menyadari, realitas itu akan menimbulkan kegelisahan sepanjang hidup.
Bahulawean umumnya dikenali melalui realitas aneh yang terjadi berulang. Seorang wanita atau pria, menikah. Lalu, suami atau istrinya tak lama kemudian meninggal. Lama meninggalnya suami atau istri sebagai korban bahulawean itu bisa hanya beberapa bulan setelah pernikahannya. Dari berbagai informasi yang digali posmo, paling lama sang korban bahulawean hanya mampu bertahan hidup selama setahun. Bagaimana cara kerja bahulawean dan untuk apa memangsa korban?
Bahulawean bisa diartikan sebagai ilmu hitam yang bertujuan agar awet muda. Perempuan bahulawean bisa sangat menarik dan memikat lelaki, meskipun sudah berusia lebih dari 65-an tahun. Bahkan di usia yang bagi perempuan normal sudah di ambang menapose itu, perempuan bahulawean masih bisa berhubungan badan. Daya tarik seks inilah keunggulan dari daya mistis ilmu bahulawean.
Ki Ontoseno, Spiritualis di Jogjakarta yang tak mau dipublikasikan, kepada posmo mengatakan, bahulawean adalah ilmu hitam. Ada yang menyebutnya sebagai dampak kesalahan mencari daya kesaktian. Kekuatan bahulawean ini, menurutnya, disangga oleh daya supranatural berujud Kelabang atau Ular gaib yang bersarang di alat kelamin. Jika perempuan, bahulawean berupa Kelabang gaib yang bersarang di vagina atau di payudaranya.

Menyedot Energi
Kelabang yang secara mistis bersarang pada alat kelamin perempuan bahulawean, akan menyedot energi dari seorang lelaki yang berhubungan badan dengannya. Sekali berhubungan badan, lelaki mana pun akan ketagihan dan mengajaknya menikah. Jika sudah menikah, hubungan badan akan lebih sering dilakukan dan akibatnya terkuraslah seluruh daya energi hidup pada lelaki itu. Energi hidup itu berpindah pada perempuan bahulawean dan membuatnya awet muda, tetap terlihat segar di usia tua dan memikat secara seksual bagaikan gadis belia. Bagi korban bahulawean, terkurasnya seluruh daya energi hidupnya itu berarti kematian.
Daya pikat perempuan bahulawean mulai bekerja penuh dan berlipat ganda ketika seorang lelaki sudah menyetubuhinya. Jika ternyata ada larangan untuk menikah dari pihak lelaki yang pernah menyetubuhi perempuan bahulawean di luar nikah, dipastikan lelaki itu akan mengalami patah hati akut yang berujung pada tekanan jiwa alias stres. Bahkan, gila.
Pada kasus bahulawean yang bersarang di payudara, korbannya adalah bayi atau anaknya sendiri yang menyusu. Sang bayi yang menyusu pada perempuan bahulawean itu, tanpa diketahui siapa pun sebenarnya telah memberikan daya energi hidupnya. Akibatnya, sama. Sang bayi akan mati perlahan.
Sekilas, bahulawean mirip aji pengasihan tingkat tinggi. Bedanya, bahulawean mampu menjaga vitalitas pemilik bahulawean tanpa batas usia. Dari penelusuran posmo, didapati perempuan bahulawean bisa mencapai usia lebih dari 100 tahun tanpa pernah mengalami sakit yang berarti. Tetapi pada usia ini, daya tarik seksualnya sudah banyak berkurang. Tinggal daya tahan tubuh yang tetap luar biasa.
Jika pemilik ilmu bahulawean itu lelaki, bahulawean yang bersarang di alat kelaminnya adalah Ular. Cara bekerja dan kegunaannya sama dengan bahulawean Kelabang pada perempuan. Kedahsyatan bahulawean, selain menjaga awet muda juga banyak disuka oleh lawan atau sesama jenis dan mampu membuat pemiliknya mudah mencapai puncak karir. Tetapi karena sifat energi gaibnya yang negatif, masyarakat Jawa pada umumnya menganggap bahulawean sebagai sukerta atau musibah mistis bawaan lahir yang harus diruwat atau disingkiri bila tak ingin menjadi korbannya.
Ki Ontoseno, mengatakan, bahulawean bisa musnah dengan sendirinya jika bertemu dengan pasangan yang juga memiliki bahulawean. Bagi awam yang ingin menghilangkan bahulawean dari tubuh dan jiwa pasangannya, harus dibimbing secara supranatural. Ritual berpantang melakukan hubungan intim selama 40 hari pasca pernikahan harus dijalani. Selama 40 hari itu, menurut Ki Ontoseno, berbagai doa dilantunkan tengah malam dan baru dibolehkan tidur setelah tengah malam itu.
“Dengan menahan hasrat bersetubuh selama 40 hari, kodam jahat bahulawean akan merasa tersiksa. Tidak tahan dan akhirnya melepaskan diri. Saat itu, dengan bantuan supranatural, pelaku ritual bisa melihat bahulawean itu keluar dan harus segera menangkapnya dan memasukkannya ke dalam gelas. Lalu, dilabuh. Cara lebih efektif adalah meminta bantuan paranormal yang bisa menarik kodam jahat itu dan membuangnya ke asalnya. Cara ini hanya membutuhkan waktu kurang dari setengah jam.”, pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar